Dorong Jiwa Kewirausahaan Siswa SUPM Sorong Melalui Praktek Membuat Alat Tangkap Bubu Lipat

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong para siswa yang ada di institusi pendidikan di lingkungan KKP untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan mereka. Dengan begitu, usai lulus dari bangku pendidikan, mereka bisa menjadi seorang wirausahawan yang sukses.

Hal inilah yang dilakukan oleh Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Sorong untuk terus digalakkan kepada para siswa dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan. Salah satunya dengan kegiatan praktek membuat alat tangkap Bubu Lipat. Alat ini sendiri digunakan untuk menangkap kepiting bakau serta ranjungan yang memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan alat tangkap lainnya. Di antaranya lebih selektif dalam proses penangkapan, ramah lingkungan, modal yang relatif terjangkau, mendapatkan hasil tangkapan dengan kondisi hidup, serta penggunaannya yang efisien.

“Melalui kegiatan dalam pembuatan alat tangkap ini, siswa tidak tanya mendapatkan keterampilan menciptakan produk di bidang Kelautan dan Perikanan (KP). Namun juga membentuk pola diri agar memiliki kemaudan serta tanggungjawab yang kuat. Dimana hal tersebut sangat perlu dimiliki bagi seorang wirausahawan,” kata Erni Kristina Pambayuningrum, Kepala SUPM Sorong.

“Sebagai sekolah vokasi yang memiliki wawasan luas, SUPM Sorong ingin terus membekali para peserta didik dengan berbagai ilmu dan keterampilan yang bermanfaat. Sehingga usai lulus, para siswa bisa terserap di dunia kerja bahkan mandiri dalam berwirausaha,” tambah Erni.

Erni juga menyatakan bahwa selain menciptakan produk, siswa juga dilatih dalam merencanakan dan menghasilkan sebuah produk wirausaha dengan modal yang sudah tersedia. Dalam kegiatan ini, Pusdik KP dan pengawas sekolah juga turut berpartisipasi.

Menurut Erni manfaat lainnya yang diperoleh melalui kegiatan ini yakni siswa mampu bekerjasama dalam tim, serta memahami fungsi dari alat tangkap bagi lingkungan dan juga masyarakat. Siswa juga akan memiliki keterampilan khusus dalam membuat alat tangkap bubu lipat.

“Diharapkan, melalui kegiatan ini, produk yang diciptakan oleh para siswa bisa bermanfaat bagi masyararakat. Bahkan mendapatkan sambutan yang baik di pasaran.” pungkas Erni.