BRSDM Perkuat Perpustakaan sebagai Media Penyebarluasan Hasil Riset, Pendidikan, Pelatihan dan Penyuluhan KP

Akreditasi merupakan tolok ukur kemampuan perpustakaan dalam melayani pustaka masyarakat. BRSDM memiliki perpustakaan terbanyak dalam lingkup KKP. Namun baru sebagian kecil perpustakaan yang telah ter-akreditasi. Guna mengoptimalkan fungsinya perpustakaan perlu memenuhi standar tertentu melalui proses akreditasi. Guna mengakomodir hal dimaksud, Sekretariat Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) adakan Workshop Perpustakaan dengan tema “Menuju Akreditasi Perpustakaan Lingkup BRSDM Tahun 2018”. Workshop diadakan pada 17 Januari 2018 di Perpustakaan Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan (BBRPPBKP) menghadirkan narasumber Nurcahyono, M.Si dari Perpustakaan Nasional dan diikuti oleh pustakawan dan pengelola perpustakaan lingkup BRSDM.

Dalam paparannya, Nurcahyono menyampaikan beberapa standard yang harus dipenuhi perpustakaan sebagai syarat akreditasi. Para peserta antusias untuk dapat memenuhi kualifikasi akreditasi perpustakaan, namun perlu dukungan legal dari KKP untuk dapat mewadahi kegiatan perpustakaan di setiap unit kerja BRSDM. BRSDM merupakan eselon 1 KKP yang menaungi kegiatan riset, pendidikan, pelatihan dan penyuluhan lingkup KKP, oleh karenanya keberadaan perpustakaan sebagai salah satu media penyebarluasan iptek merupakan kebutuhan mutlak. Namun dalam Peraturan Menteri KP Nomor 6 Tahun 2017, kegiatan pengelolaan perpustakaan hanya berlangsung di unit humas Sekretariat BRSDM sehingga mempersempit ruang gerak pustakawan serta perpustakaan yang telah eksisting sebelum re-organisasi terjadi. Peserta mengharapkan kedepannya akan terbit kebijakan sebagai dasar hukum untuk dapat mengakomodir kegiatan penyebarluasan hasil riset, pendidikan, pelatihan dan penyuluhan melalui perpustakaan yang dimiliki masing-masing UPT BRSDM.