Penelitian Karakteristik Biologi, Dinamika dan Struktur Populasi, serta Tingkat Eksploitasi Sumberdaya Perikanan Tuna di Samudera Hindia (WPP 572 dan 573)
2017
 
Nama Kegiatan : Penelitian Karakteristik Biologi, Dinamika dan Struktur Populasi, serta Tingkat Eksploitasi Sumberdaya Perikanan Tuna di Samudera Hindia (WPP 572 dan 573)
Jenis Penelitian : Dasar
  1. Pada tingkat lokal, informasi panjang pertama kali matang gonad (L50) albakora dapat digunakan sebagai dasar pengelolaan perikanan tuna (limit reference point), khususnya albakora di Samudera Hindia, WPP 573. Sedangkan pada tingkat regional data L50 hasil penelitian 2017 akan didorong pada forum IOTC Working Party on Temperate Tuna tahun 2018 untuk memperbaharui informasi albakora hasil penelitian Wu dan Kuo (1983) yang sudah tidak relevan lagi. Data CPUE resolusi tinggi (area 1ox1o) hasil dari pemantauan ilmiah selama penelitian juga diharapkan berkontribusi dalam pengkajian stok albakora secara regional pada forum yang sama.
  2. Struktur populasi merupakan indikator penting dalam usaha penegelolaan ikan peruaya jauh, seperti cakalang. Selama ini kajian stok cakalang menggunakan asumsi bahwa hanya ada satu stok di seluruh perairan Indonesia. Data dan informasi yang valid mengenai struktur stok akan memudahkan para stakeholder untuk merumuskan pengelolaan yang tepat.
  3. Referensi parameter populasi ikan peruaya jauh yang berasal dari Indonesia kebanyakan masih dihasilkan dari analisa berbasis panjang yang mana hasilnya kurang akurat dan cenderung bias apabila beberapa asumsi tidak terpenuhi. Analisa parameter yang lebih akurat penting dilakukan sebagai input kajian stok yang lebih baik.
  4. Data dan informasi tentang tingkat eksploitasi sumberdaya perikanan tuna di Samudera Hindia, data dan informasi tentang komposisi hasil tangkapan utama dan hasil tangkapan sampingan sumberdaya perikanan tuna di Samudera Hindia, data dan informasi tentang kondisi lingkungan (parameter fisika dan biologi) sumberdaya perikanan tuna di Samudera Hindia, data dan informasi pola hubungan antara kelimpahan sumberdaya perikanan tuna dan lingkungannya dalam rangka menunjang pengelolaan perikanan tuna yang berkelanjutan.