Siswa di Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Raih Sertifikat Kompetensi Program Pemagangan dari Presiden Joko Widodo

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berupaya agar semua anak didik dalam lingkup KKP bisa terus mengembangkan pengetahuan dan keterampilan mereka. Sehingga, usai lulus dari bangku pendidikan yang ada di lingkup KKP, mereka bisa berkompetisi di dunia kerja.

“Salah satu cara peningkatkan kompetensi adalah dengan adanya sertifikat bagi peserta didik. Sehingga ilmu dan keterampilan yang sudah mereka pelajari dan dapatkan di bangku pendidikan bisa diakui di dunia kerja,” kata Kepala Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Jurusan Penyuluh Perikanan (Jurluhkan), Cikaret Bogor, Ani Leilani, M.Si.

Seperti salah satu taruna di STP Jurluhkan yakni Arya Pratama yang berhasil meraih sertifikat program pemagangan yang diberikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Sertifikat ini diberikan sebagai pengakuan tertulis kepada peserta atas kompetensi yang telah dimilikinya dalam kegiatan magang yang telah dilaksanakan.

Dalam prosesnya, Arya sapaan akrabnya, telah menyelesaikan program magang pada budidaya perikanan yakni pembenihan ikan atau pembesaran ikan serta magang dalam bidang pengolahan. Sehingga Arya berhak mendapatkan sertifikat tersebut. Sebelumnya, Arya juga telah mengikuti Uji Sertifikasi Kompetensi di Bidang Budidaya Perikanan dan Pengolahan. Dari pelaksanaan ujian tersebut, Arya dinyatakan kompeten sehingga berhasil meraih sertifikat pada program pemagangan.

Dalam acara penyerahan sertifkat Program Pemagangan sejumlah pihak KKP juga turut hadir, di antaranya Kepala Badan Riset dan Sumer Daya Manusia (BRSDM) KP, Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) KP, Kepala Jurusan Penyuluhan Perikanan STP Bogor.

“Adanya sertifikat bagi peserta didik bertujuan untuk menyongsong MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) 2020 yang ketat akan persaingan. Sehingga para peserta didik perlu memiliki pengakuan dalam kemampuan dan ilmu yang telah dimilikinya. Peserta didik pun diharapkan bisa terus meningkatkan kompetensi mereka lebih baik lagi,” tambah Ani.

Ani juga menyatakan bahwa STP juga terus berusaha agar semakin banyak peserta didik yang bisa memperoleh sertifikat tersebut. Beberapa cara dilakukan, seperti melakukan sinergi pada kurikulum dengan berbagai inovasi teknologi terbaru, memberikan kesempatan magang seluas-luasnya terutama dalam bidang budidaya perikanan dan pengolahan.

“Sertifikat yang diterima oleh para peserta juga menjadi salah satu persyaratan bagi mereka yang ingin meraih ijazah pada program Diploma 4. Diharapkan kedepannya ada penetapan institusi pendidikan di bawah lingkup KKP dengan sistem yang tersendiri,” tutup Ani saat wawancara dengan Tim Humas BRSDM baru-baru ini.