Wujudkan Transparansi, KKP Buka Kesempatan yang Sama untuk Pengadaan Barang Jasa 2018

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ingin agar berbagai kegiatan yang ada didalamnya bisa dilakukan secara transparansi. Hal ini juga ingin termasuk ingin diwujudkan dalam pengadaan barang dan jasa 2018.

Dalam acara Sosialisasi Program KKP 2018, Sekretaris Jenderal (Sekjen) KKP,  mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dari transparansi yang dilakukan KKP.

“Ini adalah suatu wujud transparansi dari KKP untuk memberikan kesempatan yang sama, dan kompetisi yang sama untuk melaksanakan program dan kegiatan pengadaan barang dan jasa di KKP” ungkap Sekjen KKP Rifky Hardijanto di Ballroom GMB III KKP.

Dalam kegiatan sosialisasi program KKP 2018 tersebut, banyak peserta yang hadir memenuhi ruang Ballroom GMB III KKP. Mereka yang hadir di antaranya baik dari swasta maupun BUMN.

Selain terus mendorong transparansi dalam berbagai kegiatan KKP yang dilakukan. KKP juga berupaya agar anggaran APBN yang diamanahkan bisa semakin bermanfaat bagi masyarakat luas.

“Kami ingin memperluas dan memberikan kesempatan kepada rakyat. Kita juga mengadakan program Padat Karya,” ujar Rifky.

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo sendiri sudah mengarahkan agar anggaran APBN tersebut bisa dimanfaatkan oleh masyarakat seluas-luasnya. “APBN harus bisa memberikan manfaat yang banyak kepada masyarakat,” imbuh Rifky mengutip pernyataan Presiden.

Pada kesempatan tersebut, Sekjen KKP juga mengungkapkan hal baru dalam pengadaan barang dan jasa untuk kegiatan KKP 2018. Menurutnya, sebelum melakukan kegiatan akan ada proses dalam perencanaan, hal ini dinilai memakan waktu. Sehingga perlu dilakukan inovasi untuk mempercepat proses tersebut.

Diharapkan kedepannya hal ini bisa semakin menggairahkan perekonomian di sektor kelautan dan perikanan (KP). Kegiatan ini sendiri dilaksanakan selama dua hari, terhitung sejak 12 hingga 13 Desember 2017.